Saturday, August 13, 2011

Ketika Muslimah Jatuh Cinta ...

Penyelesaian untuk masalah ummah yang sedang melanda. heheh,.. untukmu sahabat-sahabatku yang sedang mengalaminya. Aku memahamimu...

Untuk semua Muslimah, hayatilah.

Muslimah Jatuh Cinta?


Tiada yang aneh kerana mereka juga adalah manusia. Bukankah cinta adalah fitrah manusia? Tak pantaskah Muslimah jatuh cinta? Mereka juga punya hati dan rasa.

Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya? Tiada senyum bahagia, tiada rona malu di wajah, tiada buncah suka dan gembira di dada.

Namun sebaliknya.,

Ketika Muslimah Jatuh Cinta...

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...

Ketika lelaki yang tidak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya., yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi.

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sebuah rasa yang tak semestinya.

Tiada senyum bahagia, tiada rona malu.

Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai.

Yang ada adalah kegelisahan, kerana rasa yang salah arah.

Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit.

Ketika Muslimah Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut.

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan.

Yang ada adalah kekhuatiran yang amat sangat akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya.

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh.

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya. Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan.

Alangkah kasihannya jika Muslimah jatuh cinta, kerana yang ada adalah penderitaan.

Tapi ukhti, bersabarlah. Jadikan ini ujian dari Rabbmu.

Matikan rasa itu secepatnya. Pasang tembok pembatas antara kau dan dia. Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai. Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya.

Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu.

Ukhti, jangan khuatir kau akan kehilangan cintanya kerana bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu. Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya maka tak akan pernah kalian bersatu.

Ukhti, bersabarlah. Biarkan Allah yang mengaturnya. Maka yakinlah, semuanya akan baik-baik saja.

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

3 comments:

Qalam AsySyarh said...

Subhanallah! Indahnya kalimah ini... Ana juga sedang merasai apa yang kata-kata itu melafazkan... Memang satu penderitaan & penyeksaan...

abidillahi said...

moga hati kita sentiasa brada dlm dakapanNYA.. labuhkan ia pada cinta jalan yang benar..

Anonymous said...

hamba ALLAH SWT yg hina.....
Bagi yg pernah merasai ujian yg sebegini....ttu sudah tau bagaimana rase PEDIHNYE...hati dan jiwa yg menanggungnye,rasenye...tiada ubat yg paling mujarab...KECUALI..... kembali BERSERAH dan mengadu segala kesengsaraan dihati kpd........ PENCIPTANYA yg MAHA AGUNG...ALLAH HU RABBI.....amin.